“Aku memulainya dengan cinta, sedang menjalaninya dengan cinta, maka akan ku akhiri dengan cinta”..
Begitu ajaib memang sebuah terminology cinta itu. Ketika kita jatuh cinta, semua begitu indah di pandang mata. Mungkin, semestinya rasa yang sama juga harus ada saat sebuah cinta harus terakhiri. Begitu “indah” – karena sesungguhnya cinta itu hadir tak musti menyakiti hati. Segala yang berawal pasti ada akhir. Semua yang hidup sudah pasti akan mati. Kesempurnaan cinta, adalah saat kita kembali pada Ia. Lantas, di mana cinta harus kita simpan saat itu datang?